Palembang – Suasana penuh semangat dan antusiasme menyelimuti aula SMP IT Al Furqon Palembang dalam kegiatan kokurikuler bertajuk “Suara Demokrasi”, Debat dan Pemilihan Umum Calon Presiden Family Periode 2026–2027 yang digelar pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ust. Ramond Rao selaku Wakil Kesiswaan yang mewakili Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga ketertiban selama proses debat dan pemilu berlangsung. Ia juga mengingatkan seluruh siswa untuk menggunakan hak pilih dengan baik, jujur, dan bertanggung jawab. “Pemilu ini adalah pembelajaran demokrasi bagi kita semua. Tunjukkan sikap dewasa, tetap tertib, dan berikan suara sesuai hati nurani,” pesannya kepada seluruh peserta yang hadir.
Acara berlangsung meriah dan seru. Sorak-sorai para pendukung masing-masing kandidat menggema di seluruh ruangan, menambah semangat jalannya debat. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam memberikan dukungan kepada calon presiden pilihan mereka, namun tetap menjaga ketertiban dan sportivitas.
Tiga kandidat yang tampil dalam debat kali ini adalah:
- Muhammad Phazzla Al Malik (VIII Ibnu Ishaq Al Kindi)
- Nadhira Almira Venfri (VIII Ibnu Al Nafis)
- Tahania Malika Elbahrin (VIII Ibnu Sina)
Rangkaian debat diawali dengan opening statement dari masing-masing kandidat. Pada sesi ini, para calon presiden diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri, menyampaikan orasi, serta memaparkan visi dan misi mereka apabila terpilih menjadi Presiden Family periode 2026–2027. Setiap kandidat tampil percaya diri, menyampaikan gagasan dengan bahasa yang lugas, serta menawarkan program-program unggulan yang inovatif dan inspiratif.
Memasuki sesi berikutnya, debat dilanjutkan dengan tanya jawab antar kandidat. Pada sesi ini, masing-masing calon saling memberikan pertanyaan sekaligus tanggapan terhadap program yang telah dipaparkan. Diskusi berlangsung dinamis, penuh argumentasi yang membangun, serta menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan komunikasi yang baik dari setiap kandidat.
Suasana semakin menarik ketika memasuki sesi debat pro dan kontra yang dipandu langsung oleh MC. Dalam sesi ini, para kandidat diminta menyampaikan pendapat dan sanggahan terhadap isu-isu tertentu yang telah ditentukan. Adu gagasan berlangsung seru namun tetap santun, mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang beretika.
Selanjutnya, sesi pertanyaan panelis menjadi salah satu momen yang paling dinantikan. Pertanyaan panelis dibacakan oleh Ust. Ramond selaku Wakil Kesiswaan, Bunda Triry Watuna selaku Koordinator BK, serta Willy Rihan Ramdhan selaku Presiden Family periode 2025/2026. Pertanyaan yang diajukan berfokus pada kepemimpinan, tanggung jawab, manajemen program, serta komitmen dalam membawa perubahan positif bagi seluruh siswa. Para kandidat menjawab dengan penuh kesiapan dan menunjukkan keseriusan mereka dalam mengemban amanah.
Sebagai penutup, prosesi debat diakhiri dengan closing statement dari masing-masing calon presiden. Dalam sesi ini, para kandidat menyampaikan pesan terakhir sekaligus mengajak seluruh siswa untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak serta memberikan dukungan kepada mereka.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran nyata tentang demokrasi, keberanian berpendapat, serta pentingnya menghargai perbedaan. Melalui kegiatan “Suara Demokrasi”, siswa belajar bahwa menjadi pemimpin bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang tanggung jawab, integritas, dan keteladanan.
Debat berlangsung sukses, meriah, dan penuh semangat, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Demokrasi pun tumbuh subur di lingkungan sekolah, membentuk generasi yang kritis, santun, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Setelah seluruh rangkaian debat selesai, para siswa diarahkan menuju sesi pemilu. Dengan tertib, siswa memberikan hak suaranya melalui sistem pemilihan online yang telah disiapkan panitia. Setiap siswa menerima ID khusus untuk dapat mengakses bilik suara digital dan menentukan pilihannya secara langsung. Proses pemilihan berlangsung tertib, lancar, dan tetap meriah dengan semangat demokrasi yang terasa kuat di seluruh area sekolah.
Tibalah pada acara puncak yang paling dinanti, yaitu pengumuman hasil pemilu Presiden Family Periode 2026–2027. Ketegangan dan rasa penasaran memenuhi aula saat hasil akhir diumumkan. Tahun ini, pemilu dimenangkan oleh Capres nomor urut 1, Muhammad Phazzla Al Malik.
Sorak-sorai dan gemuruh tepuk tangan yang sangat meriah pun pecah di aula menyambut kemenangan tersebut. Para pendukung bersuka cita, sementara seluruh siswa tetap menunjukkan sikap sportivitas.
Dalam sambutan kemenangannya, Phazzla mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta pemilu dan para pendukung yang telah memberikan kepercayaan kepadanya. Ia juga memohon doa agar dapat menjalankan amanah sebagai Presiden Family dengan baik, bertanggung jawab, dan membawa perubahan positif bagi seluruh siswa.
Kegiatan “Suara Demokrasi” ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran nyata tentang demokrasi, kepemimpinan, tanggung jawab, serta pentingnya menjaga persatuan dalam perbedaan pilihan. Demokrasi pun tumbuh subur di lingkungan sekolah, membentuk generasi yang kritis, santun, dan siap menjadi pemimpin masa depan. -AAN